Desa Somawangi sampai saat ini memilki jumlah penduduk sebanyak 10.123 jiwa. Jumlah penduduk ini merupakan sumber daya yang sangat potensial untuk melaksanakan pembangunan desa. Dari jumlah penduduk tersebut, sebanyak 3.954 jiwa adalah penduduk usia produktif yang terbagi menjadi beberapa mata pencaharian, antara lain:
- Petani
- Buruh tani
- Pedagang
- Buruh Industri
- Karyawan Swasta
- PNS/TNI/Polri
- Jasa angkutan
Selain itu, ada juga beberapa penduduk Desa Somawangi yang menjadi TKI di luar negeri dan di luar daerah, seperti Jakarta, Kalimantan, Sumatera, dan kota-kota besar lainnya.
Kelembagaan yang ada di Desa Somawangi merupakan kelembagaan dengan jumlah maksimal karena kondisi luas wilayah Somawangi merupakan desa terluas di Mandiraja. Kondisi ini membuat Desa Somawangi mempunyai 45 RT dan, 8 RW, 9 Anggota BPD, 12 LP3M, 5 KPMD, dan 80 anggota PKK.
Dari semua lembaga yang ada, semua berperan aktif dalam musyawarah desa. Semua lembaga yang merupakan mitra dari pemerintah desa sangat berpotensi dari sumber daya manusianya.
Dilihat dari segi pendidikan, masyarakat Desa Somawangi sudah memahami arti pentingnya pendidikan untuk anaknya. Dari tingkat kelulusan yang ada setiap tahunnya ada peningkatan baik dari jenjang SMP, SLTA, maupun perguruan tinggi.
Adanya peluang usaha di berbagai bidang baik usaha kecil, sedang, dan besar menyebabkan sebagian warga masyarakat Desa Somawangi banyak yang terjun ke usaha yang menjadi keahliannya msing-masing dan kelompom ini justru yang membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran yang ada.
Desa Somawangi merupakan desa yang terlewati oleh aliran sungai Kali Sapi. Hal ini menjadikan Desa Somawangi memiliki berbagai sumber tambang galian berupa batu dan pasir yang sampai saat ini masih dikelola oleh warga masyarakat yang berada di tepi aliran sungai sapi sebagai mata pencaharian masyarakat.
Selain batu dan pasir yang merupakan sumber tambang galian, masyarakat Desa Somawangi juga ada yang menggeluti kegiatan pembuatan bata merah yang keberadaannya dapat membuka lapangan pekerjaan terutama bagi lingkungan sekitar.
Disamping sumber daya alam berupa tambang galian, Desa Somawangi yang berada di dataran rendah juga terdapat sumber daya lain yaitu tumbuhan bambu. Tumbuhan bambu tersebut merupakan bahan baku untuk membuat berbagai macam kerajinan tangan masyarakat Desa Somawangi. Selain bambu, Desa Somawangi juga daerah senta gula merah yang menjadi mata pencaharian pokok bagi sebagian warga masyarakat yang sekarang mulai dikembangkan dengan gula semut, namum masih terkendala pemasaran dan pengrajin yang belum maksimal.
Pengrajin daun tikar pandan yang menjadi mata pencaharian masyarakat Desa Somawangi terutama Dusun 4, sekarang juga dikembangkan dengan inovasi berbagai macam variasi, namun saat ini belum mendapatkan pemaasaran.
Daerah pertanian yang merupakan mata pencaharian pokok sebagian besar warga masyarakat Desa Somawangi yang 70 persen menggunakan sistem irigasi.
Wisata alam yang bisa dikembangkan apabila dikelola dengan baik apabila dikelola dengan baik. namun sampai saat ini masih belum mendapatkan pengelola dan investor yang mau mendanai dan mengembangkan potensi wisata tersebut.
Sarana dan prasarana yang ada di Desa Somawangi sebagai penunjang dalam jalannya roda pemrintahan masihd alam kategori memprihatinkan. Mulai dari sarana Balai Desa dan Aula Balai Desa yang masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Sarana dan prasarana jalan yang masih banyak dijumpai jalan rusak, serta belum tersedianya gedung olahraga.
Semua itu perlu menjadi perhatian pemerintah terutama pemerintah desa yang sebenarnya Desa Somawangi mempunyai potensi kearifan lokal yang masih sangat kuat.