
Dalam rangka mempercepat Gerakan Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Banjarnegara, Kecamatan Mandiraja mengadakan aksi “Bongkar WC Helikopter”. Aksi ini ditujukan untuk memberantas perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) yang masih marak di beberapa wilayah di Kecamatan Mandiraja. Kecamatan Mandiraja mengambil dua sampel desa sebagai penerapan aksi perdananya.
Desa Somawangi sebagai desa terluas se-Mandiraja juga termasuk ke dalam sampel. Aksi ini diadakan secara sontak di Dusun 1 RT 03 RW 03 pada Senin, 9 Januari 2023 yang diikuti oleh rombongan perangkat penting seperti Camat Mandiraja, Danramil Mandiraja, Kapolsek Mandiraja, Puskesmas Mandiraja 1, Internship dari Puskesmas Mandiraja 1, perangkat desa Somawangi, dan beberapa bidan desa Somawangi. Kegiatan diawali dengan briefing pada pukul 08.00 WIB di rumah Ibu Yuli, salah satu Bidan Puskesmas Mandiraja 1. Kemudian, rombongan mulai berjalan menyusuri rumah-rumah yang menjadi target pembongkaran WC helikopter. Dari 3 target rumah yang direncanakan, hanya 2 rumah yang berhasil dilakukan pembongkaran. 1 rumah memilih untuk tidak dibongkar karena menunggu keputusan kepala rumah tangga yang sedang tidak berada di tempat.
Sekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan berlanjut di aula Balai Desa Somawangi berupa sosialisasi program “Anjasmara” yang diadakan oleh Internship dari Puskesmas Mandiraja 1. Anjasmara atau Arisan Jamban Sehat Mandiraja berupa kegiatan pengumpulan uang warga setempat untuk membangun jamban sehat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Somawangi. Partisipan dalam program ini sekaligus sebagai sumber dana pelaksanaan pembangunan jamban. Nantinya pengumpulan dana dikoordinasikan oleh pengurus di setiap RT. Target dari program ini yaitu pembangunan 1 jamban per bulan dengan iuran wajib per bulan yang telah disepakati oleh semua partisipan.
Pada kenyataannya, rumah tangga di desa Somawangi sudah memiliki jamban namun belum memiliki tempat pembuangan yang sesuai. Kebanyakan dari mereka masih menggunakan sungai atau kolam sebagai tempat pembuangan akhir (TPA). TPA biasanya dilengkapi dengan ikan lele sebagai hewan pengurai yang kemudian dijual untuk konsumsi orang lain.
Untuk mendukung gerakan ODF dan lebih menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman tahun 2023 juga mengadakan sosialisasi tentang “Jamban Sehat”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Januari 2023 di Dusun 4, Kalipacet, yang dihadiri oleh Kepala Dusun 4, para penggiat UMKM, dan warga setempat. Warga cukup antusias dengan materi yang disampaikan, namun dalam pelaksanaannya aspek dana masih menjadi kendala.