Somawangi, Banjarnegara – Sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) yang dilaksanakan pada Jumat, 19 September 2025, Tim RKPDesa Desa Somawangi bergerak cepat. Pada hari Minggu, 21 September 2025, tim melakukan pengukuran di titik-titik lokasi yang akan menjadi prioritas pembangunan di tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan setiap rencana pembangunan memiliki data yang akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Data hasil pengukuran ini nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang rinci, sebelum akhirnya dibahas dalam Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa) yang akan dihadiri oleh pihak Forkompinca, termasuk Camat, perwakilan kepolisian, dan Koramil Kecamatan Mandiraja.
Detail Lokasi Pengukuran di Setiap Dusun
Tim RKPDesa, yang terdiri dari perwakilan perangkat desa, dan unsur masyarakat, melakukan pengukuran di beberapa titik penting yang telah disepakati dalam Musdes. Berikut adalah rincian lokasi yang menjadi fokus pengukuran:
-
Dusun 1 (Wanasepi): Pengukuran dilakukan untuk rencana pembangunan jalan rabat beton di RT 04 RW 01 dan RT 03 RW 01. Selain itu, tim juga mengukur area drainase di pemakaman RT 01 RW 01 serta lokasi jalan rabat beton di RT 06 RW 02.
-
Dusun 2 (Kembaran): Pengukuran difokuskan pada titik-titik vital untuk pembangunan talud penahan jalan di RT 05 RW 03 dan RT 02 RW 03. Tim juga mengukur lokasi rencana jalan rabat beton di RT 03 RW 04.
-
Dusun 3 (Kalirau): Tiga lokasi menjadi target pengukuran di dusun ini, yaitu rencana pembangunan jalan rabat beton di RT 05 RW 05, RT 05 RW 06, dan RT 03 RW 05.
-
Dusun 4 (Kalipacet): Tim RKPDesa mengukur lokasi pembangunan talud penahan jalan di RT 05 RW 07, jalan rabat beton di RT 05 RW 07, dan area yang akan diaspal di RT 03 RW 07.
Selain itu, pengukuran juga dilakukan untuk pembangunan Talud Penahan Tanah Lapangan Sepak Bola Baru Desa Somawangi, yang menunjukkan komitmen desa untuk mengembangkan sarana olahraga bagi masyarakat.
Pemerintah Desa berharap alokasi Dana Desa yang tersedia dapat mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan yang telah direncanakan. Jika nantinya anggaran tidak mencukupi, kegiatan yang menjadi prioritas akan tetap dilaksanakan, sementara sisanya akan ditunda pelaksanaannya di tahun berikutnya, disesuaikan dengan ketersediaan dana.
Dengan dilaksanakannya pengukuran ini, Pemerintah Desa Somawangi menunjukkan keseriusannya dalam merencanakan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan tepat sasaran. Diharapkan, semua usulan yang telah diukur ini dapat direalisasikan dengan baik demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga desa.